Mengunjungi kepulauan ini tidaklah terlalu sulit walau memang memakan
waktu dan biaya cukup besar. Kita dapat menggunakan maskapai penerbangan
dari Jakarta ke Sorong via Menado selama 6 jam penerbangan. Dari Sorong
–kota yang cukup besar dan fasilitas lumayan lengkap- untuk menjelajahi
Raja Ampat pilihannya ada dua, ikut tur dengan perahu pinisi atau
tinggal di resor Papua Diving. Sekalipun kebanyakan wisatawan yang
datang ke Raja Ampat saat ini adalah para penyelam, sebenarnya lokasi
ini menarik juga bagi turis non penyelam karena juga memiliki
pantai-pantai berpasir putih yang sangat indah, gugusan pulau-pulau
karst nan mempesona dan flora-fauna unik endemik seperti cendrawasih
merah, cendrawasih Wilson, maleo waigeo, beraneka burung kakatua dan
nuri, kuskus waigeo, serta beragam jenis anggrek.
akses menuju Raja Ampat saat ini semakin mudah dari berbagai wilayah
di Tanah Air. Saat ini sudah ada banyak penerbangan, baik langsung
ataupun tidak langsung, setiap hari dari beberapa kota besar di
Indonesia, seperti Jakarta dan Denpasar. Biaya perjalanannya pun
semakin terjangkau dan tidak tergolong mahal lagi karena sudah banyak
maskapai penerbangan yang menuju ke sana. "Selain akses yang cukup
mudah, saat ini banyak warga Indonesia, terutama para eksekutif muda
yang gemar menyelam datang ke Raja Ampat," ucapnya.
Ada baiknya, Anda melakukan perjalanan ke Raja Ampat secara berkelompok.
Hal ini akan menenkan biaya transportasi untuk menyewa boat. Biaya boat
paling mahal adalah Rp 30 juta untuk menuju Kepulauan Wayag atau ke
Misool. Tak perlu berkecil hati, dengan kisaran di bawah Rp 15
juta pun sudah cukup untuk menjelajahi Raja Ampat. Anda bisa berkeliling
Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat, hingga Arborek untuk menikmati
keindahan Raja Ampat. Biasanya, biaya sewa perhari rata-rata Rp 3 juta,
tinggal dikalikan saja lama waktu Anda tinggal.
Home » Posts filed under Raja Ampat Papua
Tampilkan postingan dengan label Raja Ampat Papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Raja Ampat Papua. Tampilkan semua postingan
Jumat, 11 Januari 2013
Senin, 07 Januari 2013
Fakta Tentang Wisata Raja Ampat
Raja Ampat Papua memilki banyak sekali potensi keindahan alam laut dan pantai nya, tidak hanya di daratan, akan tetapi juga wisata bawah lautnya yang sungguh menggoda mata. Maka tak heran jika wisata Raja Ampat Papua ini menjadi wisata favorit dunia saat ini. Dan ternyata Raja Ampat Papua juga memiliki Fakta-fakta yang mungkin belum anda ketahui. Berikut Fakta Tentang Wisata Raja Ampat.
Kepulauan
Raja Ampat tak hanya dianggap sebagai taman laut terbesar di
Indonesia, namun juga diyakini memiliki kekayaan biota laut terbesar di
dunia. Terkuaknya panorama alam bawah laut Raja Ampat bermula ketika
seorang penyelam ulung berkebangsan Belanda bernama Max Ammer
mengunjungi kawasan ini. Kunjungan pertama Max Ammer pada tahun 1990 ke
Raja Ampat bermula dari keinginannya untuk menelusuri kapal dan pesawat
yang karam pada masa Perang Dunia II. Penelusurannya ini sangat
berkesan, sehingga pada tahun 1998 ia mengajak Gerry Allen, seorang
ahli perikanan (Ichthyologist) dari Australia, untuk mengadakan
survei di tempat ini. Betapa terkejutnya Gerry Allen melihat sumber
daya bawah laut yang begitu beragam dalam jumlah yang sangat besar.
Gerry
Allen kemudian mengontak Conservation International (CI) untuk
mengadakan survei kekayaan bawah laut di perairan Raja Ampat pada tahun
2001 dan 2002. Hasil survei ini membuktikan bahwa perairan Raja Ampat
merupakan kawasan terumbu karang dengan kekayaan biota laut terbesar di
dunia. Kawasan ini memiliki setidaknya 1.300
spesies ikan, 600 jenis terumbu karang, serta 700 jenis kerang, belum
lagi berbagai jenis kura-kura, ganggang, dan ubur-ubur.
Demikianlah sekilas fakta fakta tentang objek wisata Raja Ampat Papua yang mungkin belum anda ketahui. Indonesia memang kaya akan keindahan alamnya, mulai dari pulai Bali, Lombok, termasuk Papua dengan Wisata Raja Ampat nya.
Langganan:
Postingan (Atom)

